"Memang masa moratorium penerimaan CPNS berakhir 31 Desember 2012.
Tapi untuk penerimaan tahun depan belum pasti karena belum ada petunjuk
lanjut dari wapres," kata Menteri Pendayagunaan Aparatir Negara dan
Reformasi Birokrasi (MenPAN&RB) Azwar Abubakar dalam rapat kerja
Komisi II DPR RI, Selasa (27/11).
Pernyataan MenPAN&RB ini
berbeda dengan sebelumnya. Dimana beberapa pekan lalu, MenPAN&RB
telah menyatakan pemerintah akan menyiapkan kuota 60 ribu untuk pelamar
umum. Hal ini sejalan dengan akan dibukanya kembali keran penerimaan
CPNS mulai 1 Januari 2013.
Selain itu, seluruh instansi baik
pusat dan daerah yang ingin melaksanakan penerimaan CPNS juga sudah
diinstruksikan sudah harus mengajukan usulan kebutuhan lengkap dengan
analisis jabatan maupun analisis beban kerja.
Ternyata,
terungkap di gedung DPR, Selasa (27/11), planing tersebut dimentahkan
pemerintah lagi. Ini lantaran wapres mengisyaratkan belum akan ada
penambahan pegawai lantaran jumlah PNS di Indonesia terlalu banyak
sehingga menyita banyak dana APBN.
"Saya belum tahu apakah
tahun depan masih ada penerimaan CPNS dari pelamar umum atau tidak,
karena masih akan dibahas lagi. Yang untuk honorer kategori dua saja
(K2) masih belum jelas dananya sebab Menkeu tidak menganggarkannya,"
ujarnya.
Hanya saja, Azwar menegaskan akan berupaya seleksi
CPNS untuk honorer K2 tetap dilaksanakan tahun depan. "Soal dana biar
saya yang pikirkan, entah mau ambil dari mana yang penting honorer K2,
tahun depan harus dites," sergahnya.
Sementara itu Kepala Badan
Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno membenarkan, bahwa belum ada
kepastian dibuka atau tidak penerimaan CPNS untuk pelamar umum tahun
depan. Pemerintah masih terus melakukan koordinasi dengan wapres.
"Kalaupun dibuka, dibukanya terbatas. Artinya penerimaan pegawai hanya
untuk kebutuhan mendesak dan kategori tertentu saja. Tapi sekali lagi
ini hanya prediksi ya, karena yang menentukan ada penerimaan atau tidak
adalah wapres," tandasnya. (Esy/jpnn)
Sumber :Jawa pos
Senin, 07 Januari 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar